Aku
ingin…suatu saat nanti jika aku menikah,
Aku
menikahi seorang yang telah kupercayai menjadi imamku..
dimana
Ayahku dengan suka rela menjadi wali di hari bahagia itu.
Sementara
ibuku, tidak ada sedikitpun kekhawatiran ataupun ragu
dihatinya
untuk melepasku..
Aku
ingin.. jika suatu saat nanti aku menikah,
Tidak
ada seorang pun yang bersedih,
Untuk
alasan ditinggalkan ataupun tersakiti.
Aku
ingin.. jika nanti aku menikah,
Ada
tawa si kecil yang membuat ramai rumah kami
Keseharian
ku disibukkan dengan mengasuh mereka
Dan
dia yang menjadi sosok ayah bagi anak-anakku, selalu meluangkan waktu untuk
bercanda tawa dengan mereka.
Membantu
membimbing dan mendidik mereka menjadi anak-anak yang shaleh dan shalehah..
Aku
ingin.. jika nanti aku menikah,
Hanya
ada pertengkaran kecil yang mewarnai rumah tangga kami
Bukan
karena orang ketiga yang memicu keretakan
Tetapi
hanya hal-hal sepele yang hanya akan menambah kecintaan diantara kami
Aku
ingin.. jika nanti aku menikah, hidup dan menua bersama
Dia
yang telah mendampingiku belasan tahun tidak mengeluhkan kerutan yang menghiasi
sekeliling wajahku
Tetap
tersenyum dan menggenggam tanganku erat dan berkata “terimakasih sudah
mendampingiku selama ini”
Maka
teruntuk calon imamku,
Jika
nanti tiba waktunya kita dipertemukan,
Dan
kau telah memutuskan diriku sebagai satu-satunya wanita yang kau pilih,
harapan-harapan
itu akan kuwujudkan bersamamu..
Dan
untuk saat ini, pintaku padamu, setialah sepertiku sampai waktu itu tiba..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar